Introvert VS Ekstrovert

Temen temen pernah ga sih, baru ketemu sama seseorang lalu dia tanya “MBTI kamu apa?”. FYI, MBTI ini adalah Myers-Briggs Type Indicator atau bahasa lebih gampangnya itu tes kepribadian seseorang. Lebih simpelnya lagi “kamu introvert atau ekstrovert?”. Kayaknya udah menjadi satu pertanyaan yang lazim di kalangan anak muda selain menanyakan nama dan akun sosmed pastinya. Walaupun dari sisi visual bisa dianalisis sendiri “apakah dia introvert atau ekstrovert” walaupun gak akurat. Karena nyatanya seiring berjalannya waktu kita berkenalan lebih jauh dengan orang itu, kita akan menemukan bagaimana dia yang sebenernya.

Biasanya orang akan dengan mudah lihat dari bagaimana sikap seseorang saat pertama kali bertemu. Apakah dia terlihat kalem, malu malu, atau justru dia langsung bisa berbaur dengan lingkungannya yang baru?. Orang yang ekstrovert juga belum tentu ketika ketemu orang langsung “sok asik”, dan orang yang introvert belum tentu adalah orang yang kelihatannya mungkin malu malu. Selayaknya orang pada umumnya, ketika bertemu dengan pribadi yang baru pasti akan menjaga sikap.

Seringkali, orang yang introvert sering disamakan seperti orang yang tidak mau berteman, tidak mau bangun hubungan dan cenderung menyendiri, bahkan dibilang antisosial. Faktanya, mereka juga pasti sedang berusaha untuk bisa bangun relasi dengan orang lain. Pada dasarnya, Tuhan menciptakan manusia tidak seorang diri, Tuhan menciptakan manusia untuk pertama kalinya yaitu Adam dan menciptakan seorang pendamping/penolong untuk Adam yaitu Hawa. Manusia juga disebut sebagai mahluk sosial yang artinya tidak bisa hidup sendiri dan kehidupan manusia juga tidak terlepas dari hubungan dengan orang lain(selain yang utama dengan Tuhan pastinya).

“Berdasarkan studi yang dipublikasikan Journal of Motor Behavior mengatakan, introvert membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memproses informasi daripada ekstrovert.” Pernyataan ini aku kutip dari artikel halodoc. Aku menyimpulkan dari pernyataan itu bahwa introvert juga sedang berusaha untuk bisa berbaur selayaknya orang orang, mereka hanya membutuhkan waktu yang lebih panjang. Jadi ga menutup kemungkinan untuk seorang introvert bisa memiliki teman untuk kemudian bisa membagikan hidupnya dan berkomunikasi selama mungkin. Walau pada akhirnya energinya juga bisa terkuras dan perlu mengisi energinya kembali dengan memilih kegiatan yang lebih tenang.

Sedangkan seorang introvert, justru memiliki sumber energi dari interkasi dengan sesama. Makanya, ketika bertemu dengan orang orang, energinya bisa meledak. Mereka cenderung memiliki lingkup pertemanan yang lebih luas, ga tahan sednrian dalam jangka waktu yang lama, gampang bosen. Mereka mudah beradaptasi dengan dunia ini, bersama dengan orang orang.

Seringkali, orang orang menganggap kepribadian introvert sebagai satu hal yang negatif dibandingkan dengan ekstrovert.

Padahal, semua manusia memiliki ciri dan kepribadiannya masing masing. Kepribadian seseorang tidak menjadis ebuah penghalang untuk akhirnya bisa mengalami perkembangan diri. Orang yang introvert bisa saja menjadi lebih unggul, hanya saja tiodak terlihat. Tapi, tidak bisa disalahkan juga, karena setiap orang memiliki kemampuannya masing masing. Orang yang introvert juga pasti akan belajar berinteraksi dengan dunia ini, dan orang yang ekstrovert juga pasti akan belajar untuk mengimbangi orang lain dan berpikir dulu sebelumk bertindak. Kecenderungan seorang ekstrovert adalah tidak berpikir panjangn dulu sebelum bertindak dan berbicara.

Kedua kepribadian ini tidak bisa disalahkan ataupun lebih dipilih mana yang lebih unggul. Karena nyatanya, manusia akan improve dengan dunia ini terlepas dari kepribadiannya. Jadi, tidak ada yang lebih unggul ataupun lem,ah diantara keduanya.

Hanya perlu sikap saling menghargai, memahami dan mengasihi sehingga hubungan yang terjalin di antara mahluk sosial bisa berjalan dengan sempurna.

Referensi:

  1. https://www.halodoc.com/artikel/kenali-perbedaan-introvert-dan-ekstrovert-serta-cara-menghadapinya?srsltid=AfmBOorjQx05DxhLuzN3HKUrkQsGFZ_bzNooUHl93bZWYMGAoFL3PGO5
  2. https://www.alodokter.com/kepribadian-ekstrovert-kenali-ciri-ciri-serta-kelebihan-dan-kekurangannya
  3. https://www.halodoc.com/artikel/introvert-bukan-berarti-antisosial-ini-perbedaannya?srsltid=AfmBOoqwAYDBxsOWCK1_YonKogEp-4vQhny2CiXA-NUUt24QVgl8dahI

4 thoughts on “Introvert VS Ekstrovert”

Leave a Comment