Tertanam

Menurut KBBI tertanam adalah kata kerja yang berarti “sudah ditanam(kan)”, “terpendam”, atau “termasukkan”

Menurut Alkitab “tertanam” itu menerima dan membiarkan Firman Tuhan merasuk ke dalam hati dan pikiran sehingga menjadi bagian dari jati diri dan mengubahkan kehidupan. Ini adalah proses aktif yang membutuhkan komitmen, bukan sekadar kehadiran pasif.ย 

Kata dari tertanam dalam konteks rohani itu merujuk pada komitmen yang mendalam untuk berakar dalam iman dan menjadi bagian aktif dalam komunitas Gereja Lokal. Ditanam dan Tertanam itu beda artinya temen-temen! kalau Ditanam itu berati Tuhan lah yang menanam kita didalam Gereja Lokal, sedangkan Tertanam itu kita sendiri yang memberi diri untuk tertanam dalam Gereja Lokal. Jadi kita kan sudah Ditanam Tuhan di dalam Gereja Lokal maka dari itu kita juga harus memberi diri untuk Tertanam yang artinya kita mau mati bagi Ego dan Kepentingan dan Mau membiarkan Firman Tuham masuk ke dalam hati kita.

Jika kalian memilih untuk tertanam maka kalian harus menetap pada satu Gereja Lokal yang kalian yakin kalau Gereja itulah yang akan membuat kalian merasakan Pertumbuhan yang sejati, karena semenjak adanya COVID-19 munculah GKSKS (Gereja Klik Sana Klik Sini) yang biasanya dilakukan kalau kita tidak suka dengan cara khotbah pendeta tersebut dan langsung mengganti chanel Gereja tersebut, hal ini akan membuat kita akan lebih mementingkan keingginan hati kita karena khotbahnya gaenak sedikit ganti gaenak dikit ganti, Jadi belajarlah untuk merendahkan hati untuk Tertanam.

Kata MATI bagi Ego dan kepentingan adalah dimana kita mau mematikan Ego kita di dalam komunitas, tidak merasa diri kita special didalam komunitas tetapi mau mengalah dalam berbicara bahkan dalam pertemanan itu sendiri, karena adanya musuh itu berawal dari orang terdekat dahulu, jadi menganggap semua anggota di komunitas itu meemiliki sifat karakter yang berbeda-beda itu juga penting, karena disanalah kita benar-benar akan diuji dan dibentuk karakter kita oleh Tuhan, dan MATI bagi kepentingan itu juga penting, Contoh merelakan waktu libur untuk berkomsel dan berdoa di Gereja Lokal, mengapa? karena masih banyak orang-orang yang mementingkan kepentingan sendiri, tidak peduli teman di komunitas sel, bahkan mengganggap itu semua tidak penting, Jadi kita sebagai orang yang sudah Tertanam dalam Gereja Lokal sebaiknya kita sudah mematikan Ego dan Keinginan duniawi kita.

Bagaimana cara supaya kita tertanam? Untuk caran yang pertama dan terutama kalian harus bisa berkomitmen untuk rutin mengikuti Ibadah Raya setiap minggu, tetapi bukan hanya sekedar hadir dalam ibadah aja, percuma juga kita dateng doang setelah itu sisanya main Hp, temen-temen hadir ibadah itu untuk mendengarkan firman dan di situ juga kalian dibentuk dengan menurunkan Ego, karena kalian mau mendengarkan Firman yang tidak mengenakan daging tetapi enak bagi jiwa kita itulah mengapa kita harus tertanam yang kedua kalian juga harus mengikuti Komunitas di dalam Gereja lokal temen-temen, kalian juga bisa mengikuti pelayanan dengan sungguh-sungguh

Mari temukan tempatmu melayani dan menjadi berkat. Di gereja lokal, biarlah karunia rohani dan talentamu selalu untuk kemuliaan Tuhan๐Ÿ’–

Leave a Comment